
kupandang dan kumaknai peci yang kau kena
gagah kau kenakan itu
terpancar pesona keimanan diparasmu
walau kutahu sungguh berat bebanmu
yang memikul kehidupan atas diriku
duhai engkau penghuni surga
bekas luka dibahu itu
goresan ditapak kakimu itu
yang ceritakan perjuanganmu
padaku
sempatku bertanya pada tetes peluh
yang menempel dikerah bajumu
tercium harum kasturi memang
harum keikhlasan semerbak
membisikan ketegaran atas perjuanganmu
duhai engkau penghuni surga
aku jantungmu
yang kini membujuk Tuhanku
untuk menyayangimu
serupa engkau menyayangiku
tersenyumlah aku yang akan menjadi saksi
atas segala perjuanganmu

:)
BalasHapus